Bifkom, Kairo— Departemen Bahasa dan Literasi KKS Mesir menggelar Lapak Baca di Space Kafe, Darrasah, Kairo, Jumat (20/2/2026).
Acara ini menjadi ruang baca bersama anggota/i KKS Kairo Mesir sebagai respons minimnya pemanfaatan Perpustakaan Baruga.
Buku-buku yang disediakan berbahasa Indonesia dengan beragam tema dan dapat dipinjam dalam waktu tertentu.
Penyelenggara menargetkan program ini akan terus berkelanjutan, dan menciptakan ruang budaya literasi kepada anggota KKS.
Program ini, berkolaborasi antara Departemen Bahasa dan Literasi dengan Badan Otonom Baruga dan Perpustakaan, serta dukungan Komunitas Rehat (Resensi Sehat).
Kegiatan diawali dengan self reading, setiap peserta membaca dalam suasana hening tanpa distraksi.
Kemudian setelah membaca, peserta akan mendengarkan resensi buku dari Komunitas Rehat.
Agenda resensi buku turut diwarnai dengan sesi tanya jawab dan beragam tanggapan dari para peserta.
Punggawa KKS, Abdul Mughni Mukhtar yang turut hadir menilai, mahasiswa Indonesia di Mesir perlu membaca karya berbahasa Indonesia guna memahami pemikiran di luar kajian turats serta mengintegrasikan keduanya.
Ia juga menyebut acara ini digelar dengan konsep santai tetapi tetap bernilai.
“Kita punya teman-teman spesialis di bidangnya masing-masing, dari situ diskusi semakin hidup. Sejak awal Rehat terbentuk, konsepnya tongkrongan tapi yang berisi,” katanya.
Penanggung Jawab Lapak Baca, Zahra Fauziyah berharap agar atensi terhadap agenda seperti ini bisa lebih meningkat.
“Harapan kami adalah acara seperti ini bisa terus ramai. Kami juga menargetkan peningkatan minat baca dan penguatan literasi di kalangan anggota KKS Mesir melalui agenda rutin semacam ini,” jelasnya.